Pemkab Situbondo Gelar Lapor Rakyatku, Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Mas Rio-Mbak Ulfi

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58:19 WIB

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar buka puasa bersama masyarakat di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026), dalam momentum satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah.

Kegiatan bertajuk “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mba Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” itu menjadi ajang refleksi atas capaian kinerja selama periode 20 Februari 2025–20 Februari 2026.

Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu menyampaikan bahwa tahun pertama pemerintahannya dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran nasional, dinamika fiskal daerah, hingga bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Meski demikian, roda pemerintahan tetap berjalan dengan fokus pada pelayanan publik dan percepatan pembangunan.

“Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, saya berterima kasih kepada seluruh ASN yang selalu menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat. Saya juga berharap empat tahun ke depan kita bahu membahu membangun Situbondo naik kelas lebih tinggi lagi,” ujar Mas Rio.

Sepanjang satu tahun, Pemkab Situbondo menjalankan 11 program prioritas. Pada sektor pertanian dan perikanan melalui program PETANI TENTRAM, produksi ikan tangkap tercatat mencapai 19.725 ton pada 2025 dan budidaya 637 ton. Produksi padi mencapai 321.723 ton, jagung 295.802 ton, serta tebu menembus 1 juta ton.

Di sektor ekonomi dan pariwisata, program SESAKA mendorong pengembangan kawasan heritage Besuki dan sport tourism. Digitalisasi destinasi Pasir Putih mencatatkan pendapatan Rp 3,8 miliar pada 2025. Pemkab juga menyiapkan penguatan sumber daya manusia melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk mendukung wisata minat khusus, seperti pendakian, bahari, konservasi, budaya, dan sejarah.

Melalui layanan pengaduan RICALL atau Rio Ulfi Calling, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi selama 24 jam melalui aplikasi eSIBOND maupun kanal media sosial resmi kepala daerah dan layanan WhatsApp. Sementara itu, program VORSA UMKM menyediakan voucher usaha, pelatihan kerja, hingga akses pinjaman modal berbunga nol persen bagi pelaku UMKM terverifikasi.

Pada sektor kesehatan, program BERANTAS (Berobat Gratis Tanpa Batas) didukung anggaran Rp 60 miliar untuk memperluas layanan gratis dan jaringan rujukan RSUD. Di bidang pendidikan, program SIBOND MELENTING menyalurkan beasiswa bagi 228 pemuda berprestasi senilai Rp 1,9 miliar, serta bantuan bagi anak putus sekolah.

Pemkab juga menyalurkan 38 ambulans desa tahap pertama melalui program BANTU DESA dengan target satu desa satu ambulans. Selain itu, sebanyak 5.814 tenaga honorer resmi menjadi PPPK paruh waktu melalui program NAIK HONDA, dengan kenaikan honor terutama bagi tenaga kesehatan hingga Rp 1,5 juta per bulan.

Pada aspek infrastruktur, rehabilitasi dilakukan terhadap 71 SD dan 16 SMP dengan anggaran Rp 53 miliar. Pembangunan 638 unit rumah layak huni, pembangunan 6,26 kilometer jalan baru, perbaikan 44,58 kilometer jalan, serta pemasangan 292 titik penerangan jalan umum turut direalisasikan.

Pengembangan Bandara KASA KHR As’ad Syamsul Arifin juga disiapkan sebagai infrastruktur strategis daerah.

Dari sisi ekonomi makro, realisasi investasi meningkat dari Rp 590 miliar pada 2024 menjadi Rp 1,04 triliun pada 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pendapatan Asli Daerah naik dari Rp 271,67 miliar menjadi Rp 320,97 miliar. Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,28 persen pada 2025, juga menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dampak positif turut terlihat pada penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,02 persen dan angka kemiskinan menjadi 11,17 persen, keduanya terendah dalam lima tahun terakhir. Sepanjang tahun pertama kepemimpinan, Kabupaten Situbondo juga meraih 29 penghargaan tingkat nasional dan provinsi.

Wakil Bupati Ulfiyah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat.

“Kami siap melayani lewat penyerapan aspirasi baik melalui media sosial, tokoh masyarakat, maupun hadir langsung di tiap pelosok. Doakan agar kami tetap sehat dan mampu membawa Situbondo makin sejahtera,” ujarnya.

Mas Rio menegaskan, capaian satu tahun tersebut menjadi fondasi untuk empat tahun berikutnya. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan reformasi pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan kerja nyata, kolaborasi, dan semangat gotong royong, Situbondo terus melangkah menuju masa depan yang lebih makmur dan sejahtera,” pungkas Mas Rio.[]

Terkini